Home » , » OPPO F1s : Makin greget dengan fitur Flash Touch Access

OPPO F1s : Makin greget dengan fitur Flash Touch Access


Kemarin tanggal 03 Agustus 2016, OPPO Indonesia secara resmi memperkenalkan produk ketiganya dari lini selfie expert yang bernama OPPO F1s. OPPO F1s merupakan suksesor sekaligus pengganti dari seri selfie expert sebelumnya, yaitu OPPO F1 dan OPPO F1 Plus.

Tak ingin mengingkari janji, OPPO memberikan kemampuan yang lebih perkasa pada kamera depannya. Dengan menggunakan sensor 1/3.1 inci dan aperture f/2.0 serta dijejali dengan resolusi kamera sebesar 16 MP mampu membuat foto selfie-mu kian indah dan bersih.

Namun, tanpa dibekali lampu flash LED. Optimasi pencahayaan hanya mengandalkan terangnya layar (Screen Flash). Selain itu, dengan fitur Beautify 4.0, selfie panorama beserta 7 tingkatan fasilitas pemercantik lainnya dapat membuat hasil jempretanmu tampak lebih alami.

OPPO F1s memiliki kamera belakang yang tak bisa pula dipandang sebelah mata. Resolusinya 13 MP, dengan sensor 1/3.1 inci dan fitur phase detection autofocus (PDAF) untuk kuncian fokus lebih cepat. Daya rekam videonya 1080p.

Selain berbodi logam, OPPO F1s juga dibekali dengan jeroan yang bertenaga. Seperti, chip MediaTek MT6750 octa-core 1,5GHz Cortex-A53, disokong memori RAM 3GB dan penyimpanan internal 32GB. Ruang simpan file bisa diperluas via slot microSD hingga 128GB. Penyuplai daya ponsel bersistem operasi ColorOS 3.0 (Android 5.1.1 Lollipop) ini berupa baterai kapasitas 3075mAh.

Dari segi layar, OPPO F1s memiliki rentang layar sebesar 5,5 inci dengan teknologi IPS yang beresolusi 720p HD. OPPO juga membekali F1s dengan fitur sidik jari, teknologi 4G LTE, dan slot dual SIM dual standby.

Fitur Flash Touch Access (sidik jari) pada F1s terletak pada tombol Home dibagian depan Smartphone. Selain menggantikan fungsi password atau pattern, Fitur ini juga memiliki kelebihan lain yaitu dapat mengaktifkan layar hanya dalam waktu 0.2 detik saja.

Selain itu, fitur Flash Touch Access (sidik jari) pada F1s ini menggunakan teknologi Self Learning, yang berfungsi sebagai alat kalibrasi sidik jari pengguna agar menjadi lebih sensitif dan akurat. Fitur ini juga dapat dikostumasi sesuai selera pengguna.

Dengan fitur ini pengguna dapat menyimpan data dari lima sidik jari yang berbeda. Data dari lima sidik jari tersebut dapat di-sinkronasi dengan aplikasi atau kontak yang dapat berguna sebagai speed dialer.

Namun sayang, dari sejumlah fitur mengagumkan diatas. OPPO F1s tidak dibekali dengan fitur pemindai biometrik menggunakan retina mata atau iris seperti yang tedapat pada Samsung Galaxy Note 7.

Menurut Aryo Meidianto sebagai Media Engagement Oppo Indonesia, fitur pemindai retina saat ini belum begitu fungsional di kalangan masyarakat. Selain itu, fitur tersebut lebih sulit dan bakal mengalami error jika mata sang pengguna lagi gak bagus (sakit).

Untuk saat ini pihak OPPO belum tertarik untuk menambahkan fitur iris scanner pada perangkat mereka. Namun, ada kemungkinan dimasa mendatang, disaat masyarakat sudah terbiasa menggunakan fitur ini, pihak OPPO akan membenamkan fitur iris scanner pada semua produk mereka.

Bersamaan dengan peluncuran OPPO F1s, pihak OPPO juga turut mengumumkan pencapaian kinerja bisnisnya untuk pasar global dan Indonesia. Di atas panggung, Brand Manager OPPO Indonesia Alinna Wen mengatakan bahwa saat ini OPPO sudah menduduki posisi keempat di pasar ponsel dunia, di bawah Samsung, Apple, dan Huawei. Posisi tersebut diamankan OPPO setelah meraih market share 5,5%. Lebih lanjut Alinna juga dengan bangga menambahkan jika pertumbuhan OPPO pada kuartal pertama di tahun 2016 mencapai 153%.

0 komentar:

Posting Komentar

*Jangan Spam
*Jangan Komen Link Aktif
*Jangan Sara
*Jangan Komentar Kotor